Cara Menghitung Daya Motor Listrik Yang Dibutuhkan

Cara Menghitung Daya Motor Listrik Yang Dibutuhkan

Ad

Untuk mengetahui cara menghitung daya motor yang dibutuhkan anda terlebih dahulu melihat spesifikasi pada Name Plate pada sebuah Elektro-motor, yang mencantumkan beberapa keterangan tentang Motor Listrik tersebut, seperti Torque(Torsi), Kecepatan putaran (Rpm) dan daya motor (KW atau HP). Motor listrik merupakan alat yang bisa mengubah energi listrik menjadi tenaga Putar dan hal tersebut dipengaruhi oleh 3 faktoryyaitu daya listrik yang digunakan, berapa kecepatan putaran yang dihasilkan dan Berapa besar tenaganya (Torsi).

Berikut cara menghitung daya motor yang dibutuhkan dalam motor listrik :

  1. Terlebih dahulu menghitung Rpm Motor listrik. Dalam motor listrik kecepatan putaran yang dihasilkan akan mempengaruhi beberapa faktor seperti frekuensi dan jumlah kutub. Kecepatan putaran (Rpm) ditulis dengan huruf N, dan besar RPM ditentukan berapa besar frekuensi listrik yang digunakan dikali sudut phase (120°) dibagi jumlah kutub gulungan (Pole).

N = (f x 120) : P

N : jumlah putaran permenit (Rpm)

F : frekuensi (Hz)

P: Jumlah kutub gulungan (Pole).

Contohnya, motor listrik 3 dada, yang dioperasikan pada frekuensi 50Hz, dan jumlah                                       kutub Gulungan sebanyak 4 poles (4 kutub), maka perhitungan Rpm motor listrik tersebut : N =  (fx120) : P, N = (60Hz x 120) : 4, N = 7200 : 4, N = 1800Rpm. Jadi elektro motor memiliki Rpm 1500, dan frekuensi 50Hz, sehingga anda bisa ketahui bahwa jumlah kutub Gulungan ada 4 Poles (4 kutub).

  1. Langkah kedua anda bisa menghitung Torsi, Kecepatan dan Daya Motor Listrik. Torque (Torsi) adalah tenaga gerak yang dihasilkan dari motor listrik. Dengan menggunakan satuan Nm(Newton meter). Anda bisa ketahui hubungan antara kecepatan, torsi dan daya dengan anda memiliki tenaga Putar lebih kuat pada suatu motor listrik. Dan biasanya anda pasti akan memilih motor listrik dengan daya yang besar, kecepatan putaran motor listrik akan berpengaruh pada besar kecilnya tenaga Putar (torsi) yang dihasilkan, dan semakin banyak Rpm yang dihasilkan akan semakin kecil tenaga (torsi).
    1. Hubungan antara daya dan torsi pada motor listrik yang berbanding lurus

Semakin besar daya motor, akan semakin besar tenaganya.

Semakin kecil daya motor, akan semakin kecil tenaganya.

  1. Hubungan antara kecepatan (Rpm) dan torsi pada motor listrik yang berbanding terbalik

Semakin besar daya motor, akan semakin kecil tenaganya

Semakin kecil daya motor, akan semakin besar tenaganya

Untuk mengetahui hubungan antara kecepatan, tenaga dan daya anda bisa lihat rumus dan beberapa contoh perhitungan dibawah ini :

Rumus menghitung Torsi, Kecepatan dan Daya

P = (T x N) : 5252

T= (5252 x P) : N

N = (5252 x P) : T

P: Daya dalam satuan HP (HorsePower)

T: Torsi (Nm)

N: Jumlah putaran per-menit (RPM)

5252 adalah nilai ketetapan (Konstanta) untuk daya motor dalam satuan HP

Contoh 1 :

Motor listrik yang memiliki daya sebesar 160HP, dengan kecepatan putaran 1800Rpm, jadi tenaga yang dihasilkan motor listrik tersebut adalah :

T= (5252 x P) : N

T = (5252 x 160HP) : 1800Rpm

T =  840320 : 1800

T = 466,8 Nm

Semakin besar daya motor, akan semakin besar tenaga yang dihasilkan.

Contoh 2 :

Motor listrik yang memiliki daya 250HP, dan kecepatan putaran 1500Rpm, dan tenaga yang dihasilkan motor listrik tersebut adalah :

T= (5252 x P) : N

T = (5252 x 250HP) : 1800Rpm

T = 131300 : 1800

T = 729,44 Nm

Dari beberapa contoh di atas, kita dapat melihat bahwa memang benar dengan daya motor dan tenaga memiliki hubungan yang berbanding lurus. Pada saat motor listrik menggunakan daya 160HP, Torsi yang didapatkan adalah 466,8 Nm, sedangkan pada saat daya motor diperbesar menjadi 250HP, torsi yang didapatkan semakin besar senilai 729,44 Nm.

Beberapa contoh perhitungan yang membuktikan semakin besar Rpm akan semakin kecil torsi yang dihasilkan :

Contoh 1 : motor listrik memiliki daya 250HP, dan kecepatan putaran 3500Rpm, jadi tenaga yang bisa didapatkan motor listrik tersebut adalah

T= (5252 x P) : N

T = (5252 x 250HP) : 3500Rpm

T = 1313000 :  3500

T = 375,1 Nm

Contoh perhitungan di atas, bisa dilihat memang benar RPM motor dan Torsi memiliki hubungan yang berbanding terbalik. Pada saat motor listrik yang digunakan memiliki Rpm 1800, tenaga yang dihasilkan adalah 729,44 Nm. Sedangkan saat RPM motor listrik lebih besar 3500Rpm, sehingga tenaga (torsi) yang dihasilkan akan semakin kecil 375,1 Nm.

Demikian cara menghitung daya motor yang dibutuhkan dalam sebuah motor listrik. Dan jika anda ingin menghitung daya, torsi dan kecepatan pada motor listrik yang menggunakan satuan saya kilowatt (KW), dapat bisa gunakan rumus perhitungan sebagai berikut ini :

P = (T x N) : 975

T= (975 x P) : N

N = (975 x P) : T

P: Daya dalam satuan KW (KiloWatt)

T: Torsi (Nm)

N: Jumlah putaran per-menit (RPM)

975 adalah nilai ketetapan (Konstanta) untuk daya motor dalam satuan KW.

Ad
Authored by: Della Firdatia