Pengertian Motor DC dan Cara Kerja Motor DC

Pengertian Motor DC dan Cara Kerja Motor DC

Ad

Motor DC atau yang lebih sering dikenal dengan sebutan motor listrik merupakan salah satu perangkat yang mana mengubah energi yang semulanya adalah dari energi listrik menjadi sebuah energi kinetik atau yang lebih sering dikenal dengan sebutan gerakan. Nama lain dari motor DC yang sering dikenal oleh orang alah motor arus searah. Motor DC ini mempunyai dua terimal dan membutuhkan sebuah tegangan dari arus searah untuk dapat menggerakan kendaraan. Motor DC ini biasanya dipakai dalam beberapa perangkat seprti elektronik dan beberapa listrik yang memakai beberapa sumber listik DC lainnya.

DC motor ini biasanya menghasilkan sebuah putaran per menitnya yang mana lebih sering dikenal dengan istilah Revolutions per minute dan biasanya bisa dibuat berputar sesuai dengan arah jarum jam. Biasa dibuat searah dengan jarum jam ini ketika polaritas listrik sendiri yang ada pada DC motor dibalikan. Motor DC ini sebenarnya hadir dengan beberapa bentuk dan ukuran yang berbeda – beda.

Cara kerja motor DC ini sebenarnya sangat mudah untuk dikenali oleh semua orang. Sebelumnya motor DC ini mempunyai dua bagian yang utama. Bagian utama yang ada pada motor ini adalah Stator dan juga Rotor. Mungkin beberapa dari anda sudah ada yang mengenali kedua bagian ini, Stator sendiri merupakan bagian yang ada pada motor yang mana tidak berputar, Stator ini merupakan bagian statis yang terdiri dari beberapa rangka dan juga kumparan medan. Sedangkan untuk Rotornya, Rotor merupakan bagian pada motor DC yang berputar, Rotor ini terdiri dari beberapa kumparan. Dua bagian utama ini masih dibagi menjadi beberapa hal seperti :

  1. Bagian Yoke (Kerangka mangnet)
  2. Poles (Kutub motor)
  3. Filed Winding (kumparan medan magnet)
  4. Armature Winding (Kumparan Jangkar)
  5. Commutator (komutator)
  6. Brushes (Sikat Arang)

Cara kerja motor DC ini pada dasarnya dibedakan menjadi beberapa hal berikut ini :

  1. Menggunakan sebuah fenomena electromagnet yang dipakai untuk menggerakan kendaraan.
  2. Saat arus listrik dialirkan pada kumparan maka permukaan kumparan akan menjadi kutub utara dan akan melakukan gerakan menghadap ke mangnet yang menghadap kutub selatan, begitun sebaliknya.
  3. Ketika kumparan kutub utara bertemu dengan kutub selatan, begitu juga ketika kumparan kutub selatan bertemu dengan kutub utara maka akan terjadi saling tarik menarik antara kedua kumparan yang mana bisa menghasilkan sebuah pergerakan yang menyebabkan kumparan berhenti.
  4. Untuk bisa menggerakan kendaraan lagi maka ketika kumparan kutub menghadap kumparan magnet maka arah arus kumparan harus dibalik.
  5. Dengan hal tersebut maka kumparan kutub utara akan berubah menjadi kutub selatan dan begitu juga dengan kumparan kutub selatan akan berubah menjadi kutub utara
  6. Ketika kumparan kutub selatan berhadapan dengan kutub selatan berhadap – hadapan maka akan menimbulkan sebuah efek tolak menolak, hal ini menyebabkan adanya pergerakan yang akan membuat kumparan kutub selatan berhadapan dengan kumparan kutub utara.
  7. Siklus ini akan berlangsung secara terus menerus yang mana akan dilakukan secara berulang.

Itulah beberapa hal mengenai pengertian dari motor DC sendiri dan juga cara kerja motor DC yang bisa anda ketahui. Tentu saja masih ada banyak lagi informasi penting mengenai cara kerja dari motor listrik ini, semoga ulasan ini bisa membantu anda dalam mendapatkan informasi yang anda butuhkan.

Ad
Authored by: Della Firdatia