2 Jenis Denda Pajak Yang Harus Dibayar Dan Cara Menghitung Denda Pajak Mobil

2 Jenis Denda Pajak Yang Harus Dibayar Dan Cara Menghitung Denda Pajak Mobil

Ad

Ada beberapa orang yang tidak hanya memiliki satu jenis kendaraan, sebagian orang memiliki motor dan juga mobil. Tahukah anda apabila harga pajak kendaraan bermotor antara mobil dan motor berbeda? Karena perbedaan harga pajak tersebut, anda harus mengetahui cara menghitung denda pajak mobil agar bisa memperkirakan total besaran pajak yang harus anda bayarkan setiap tahunnya. Karena jumlahnya yang berbeda dengan denda pajak motor, tentunya cara perhitungan juga berbeda. Jangan sampai anda menunggak pembayaran kendaraan bermotor anda hingga bertahun-tahun karena tidak tahu cara menghitung denda pajak kendaraan anda karena takut bila denda yang harus anda bayarkan sangat banyak. Padahal jumlah denda yang harus anda bayar belum tentu banyak, oleh sebab itulah anda harus bisa menghitung denda pajak agar anda bisa mempersiapkan uang untuk anda bayarkan. Sekiranya ada perbedaan jumlah denda yang harus dibayar, selisihnya tidak akan berbeda jauh dengan hasil perhitungan anda, jadi jangan khawatir bila uang yang sudah anda siapkan tidak cukup.

 

Sebelum masuk dalam penjelasan cara menghitung denda pajak mobil, anda harus mengetahui dalam kondisi seperti apa anda harus membayar denda pajak kendaraan bermotor anda. Anda diharuskan membayar denda apabila anda telat dalam membayar pajak 2 hari kerja setelah tanggal jatuh tempo pembayaran PKB (Pajak Kendaraan Bermotor). Jadi bila tanggal jatuh tempo anda adalah hari sabtu dan anda tidak bisa membayar di hari itu, anda baru akan terkena denda bila anda tidak membayar di hari selasa, hal tersebut karena hari minggu bukanlah hari kerja. Kemudian, walaupun anda hanya telat 2 hari, namun denda yang harus anda bayarkan adalah denda satu bulan. Karena keterlambatan dalam pembayaran pajak dihitung secara bulanan. Jadi bila anda telah lebih dari 2 hari kerja, anda harus membayar denda 1 bulan, namun bila anda telah 1 tahun maka anda harus membayar denda untuk 12 bulan. Karena itulah tentu lebih baik apabila anda tidak telat dalam membayar pajak bukan?

 

Saat anda sudah terlanjur telat dalam membayar pajak, anda tidak perlu panik. Anda tinggal membaca artikel ini hingga selesai untuk mengetahui cara menghitung denda pajak mobil. Ada beberapa komponen dalam denda pajak mobil yang harus anda bayarkan. Yang pertama adalah denda PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan denda SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan). Jadi sebenarnya denda pajak mobil merupakan hasil penjumlahan dari denda PKB dan denda SWDKLLJ. Berikut adalah rumus yang bisa anda gunakan untuk menghitung denda:

  1. Denda PKB

Biaya PKB x 25% x n/12.

Dimana n merupakan jumlah bulan yang terlambat. Misal anda telat membayar pajak 2 bulan, maka pada rumus, n ditulis 2. Untuk biaya PKB sendiri bisa langsung anda cek secara online atau langsung datang ke kantor SAMSAT yang ada di kota anda.

  1. Denda SWDKLLJ

Untuk denda SWDKLLJ khusus mobil, biaya yang harus anda bayarkan adalah sebesar 143 ribu rupiah. Harga ini adalah harga tetap sehingga anda tidak perlu menggunakan rumus untuk mengetahui berapa besar denda SWDKLLJ yang harus anda bayarkan.

Setelah anda mengetahui cara menghitung denda PKB yang harus anda bayar, anda tinggal menyelesaikan proses pembayaran denda kendaraan bermotor anda di kantor SAMSAT wilayah dimana mobil anda terdaftar. Beberapa provinsi sudah memiliki layanan pembayaran pajak secara online.

 

Ad
Authored by: Della Firdatia